Langsung ke konten utama

Ketidak sesuaian berita dengan kode etik jurnalistik

YOGYAKARTA – Kebebasan dalam menyampaikan informasi memang sudah diatur. Masyarakat diberi kebebasan dalam menyampaikan suatu kabar atau berita, namun bukan semata-mata masyarakat dapat bebas memposting berita yang seharusnya tidak layak untuk dipublikasikan. Yang harus tetap diperhatikan saat mempublikasikan berita adalah menjaga nama baik korban. Masyarakat harus tetap menghormati korban maupun pelaku agar tidak melanggar kode etik dalam jurnalistik sendiri.
Sebuah blog bernama rahmatwibowo4 mengulas tentang berita perampokan yang terjadi pada tanggal 27 Desember 2016 di Pulomas, Jakarta. Memang tidak salah pengulasan tersebut, namun di dalam blog itu foto korban tidak di sensor sehingga melanggar kode etik jurnalistik pasal 2, pasal 4, Pasal 5. Yang di publikasikan pada tanggal 28 Desember 2016.
Berita ini melanggar pasal 2 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik.” karena tidak menghormati hak privasi dari para korban , yang mana foto korban yang di publikasikan sangat tidak layak untuk dikonsumsi publik. Selain itu berita tersebut juga mencantumkan nama korban secara lengka. Berita ini melanggar pasal 4 yang berbunyi “Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong, fitnah, sadis, dan cabulkarena berita tersebut memberikan foto yang bersifat sadis, foto yang nantinya bisa menyebabkan trauma dan ketakutan. Foto yang di publik sangatlah bersifat privasi.
Berita ini juga melanggar pasal 5 yaitu “Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan.” Didalam berita ini nama dari korban perampokan tidak  di samarkan yang mana dijelaskan bahwa korban bernama :
1. Dodi Triono ( pemilik rumah ), kelahiran Jakarta 17 Mei 1957. Warga Pulomas Residen.
2. Diona Arika Andra Putri ( anak korban ), kelahiran Jakarta 26 Agustus 2000.
3. Dianita Gemma Dzalfayla, anak ketiga Dodi Triono, kelahiran Jakarta 31 Mei 2007.
4. Amel, teman anak korban.
5. Yanto, sopir korban.
6. Tasrok, 40, sopir, warga Purbalingga.

Korban hidup :
1. Emi, kelahiran Sukabumi 7 Maret 1975.
2. Zanette Kslila Azaria ( anak korban) , kelahiran Jakarta 14 Mei 2003.
3. Santi, 22 .
4. Fitriani (PRT ), warga Kebumen, lahir 5 Januari 1993.
5. Windy (PRT ) , 23, warga Banjarnegara.

Agar lebih terciptanya suatu kenyamanan dan keamanan sebaiknya para jurnalis lebih memperhatikan kode etik jurnalistik yang sudah termuat dalam undang-undang sehingga tidak ada yang merasa dirugikan dan tersinggung dari konten berita tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh kasus pelanggaran dan penerapan etika profesi Public Relation

Pelanggaran dan Pelaksanaan Kode Etik Profesional Public Relation Kasus Pembobolan Dana Nasabah Citibank dan Pengembalian Citra Perusahaan Kode Etik bukan lagi hal yang langka saat ini, bahkan kode etik dipercayakan untuk jadi salah satu landasan yang sangat dibutuhkan agar terciptanya keteraturan pekerjaan, segala macam organisasipun memiliki kode etik tersendirinya, dengan angan agar tujuan yang direncanakan tercapai, kode etik akan menciptakan keteraturan dan banyak hal kemanusaiaan lainya. Kode etik sangat dijunjung tinggi karena bertuliskan peraturan-peraturan para karyawanya. Kode etik pun memiliki banyak cabang organisasi, bagaikan ranting yang saling bercabang kode etikpun banyak sekali cabangnya untuk menciptakan suatu keteraturan yang lurus, namun kali ini yang akan kita bahas merupakan kode etik Public Relation, Dalam public relations, kode etik merupakan panduan bagi para praktisi public relations yang harus diikuti untuk menciptakan status profesion...

Contoh Straight News

Peringatan Hari Susu Sedunia di Salatiga SALATIGA- Peringatan hari susu sedunia di peringati dengan acara yang sangat menarik di Kota Salatiga, berbagai macam acara di selenggarakan demi memeriahkan hari susu sedunia ini, acara tersebut adalah senam aerobik bersama, pementasan drumblek, festival sayur tumpang, festival ronde, sepeda santai, jalan santai serta pembagian beberapa susu gratis. Acara ini di selenggarakan tepat di tanggal hari susu sedunia yaitu tanggal 8 Juli tahun 2017 pada hari sabtu yang lalu, acara dimulai pada jam 06.00-selesai. Acara yang diselenggarakan oleh Friesland Campina, Kievit dan Frisian flag yang tentunya bekerja sama dengan Pemerintah Kota Salatiga ini diselenggarakan di Lapangan Pancasila kota salatiga. Acara ini dapat dihadiri oleh berbagai kalangan, masyarakat yang antusias dapat hadir tanpa dikenakan tiket masuk atau biaya pendaftaran. Acara ini dimaksudkan untuk menyadarkan masyarakat bahwa meminum susu sangat penting untuk kecerdasan, daya tahan...

Contoh penerapan dasar-dasar public relation

Menyingkap Cara Kerja Public Relation  PT. KIEVIT INDONESIA Pertemuan 2 Keberadaan public relation atau PR tak dapat dipungkiri sebagai salah satu sebab kemajuan suatu perusahaan tersendiri, pemberdayaan pola pemikiran dari public relation dapat melahirkan suatu gagasan yang dapat membantu naiknya eksistensi perusahaan atau bahkan-bahkan menurunkan kasta suatu perusahaan tersebut sendiri. Public relation yang baik akan menjerumuskan perusahaan kedalam black hole kesuksesan dari perusahaan tersebut, memberikan key message yang akan melekat di pikiran masyarakat, memberikan suatu terobosan inovasi terbaru yang menghasilkan kesatu padunan yang sempurna. Ibaratnya public relation memegang kunci dari pintu kesuksesan perusahaan tersebut. Ketika terjadi krisis kepercayaan dari masyarakat bukan tak mungkin perusahaan terancam gulung tikar, namun disini peran public relation mulai mendominan, memberikan banyak tali pemikiran yang nantinya dapat menarik kepercayaan masyarakat yang ...