Langsung ke konten utama

Contoh penerapan dasar-dasar public relation

Menyingkap Cara Kerja Public Relation 
PT. KIEVIT INDONESIA
Pertemuan 2
Keberadaan public relation atau PR tak dapat dipungkiri sebagai salah satu sebab kemajuan suatu perusahaan tersendiri, pemberdayaan pola pemikiran dari public relation dapat melahirkan suatu gagasan yang dapat membantu naiknya eksistensi perusahaan atau bahkan-bahkan menurunkan kasta suatu perusahaan tersebut sendiri. Public relation yang baik akan menjerumuskan perusahaan kedalam black hole kesuksesan dari perusahaan tersebut, memberikan key message yang akan melekat di pikiran masyarakat, memberikan suatu terobosan inovasi terbaru yang menghasilkan kesatu padunan yang sempurna. Ibaratnya public relation memegang kunci dari pintu kesuksesan perusahaan tersebut. Ketika terjadi krisis kepercayaan dari masyarakat bukan tak mungkin perusahaan terancam gulung tikar, namun disini peran public relation mulai mendominan, memberikan banyak tali pemikiran yang nantinya dapat menarik kepercayaan masyarakat yang sudah hilang. Tak sampai disitu saja, public relation tidak hanya bekerja ketika krisisi bergejolak, tugasnya lebih dari itu, menciptakan kestabilan ketika perusahaan berada di titik kejayaan, memberikan peningkatan agar perusahaan semakin terdepan, memberikan suatu pengenalan ketika perusahaan sedang memulai. Dapat disimpulkan public relation tidak boleh salah langkah karena kembang biak perusahaan berada di bagianya. Pendapat ini didasari oleh seorang pakar bernama Rex Harlow yang berpendapat bahwa “PR adalah fungsi manajemen yang unik yang membantu membangun dan memelihara jalur komunikasi, memunculkan pemahaman, kerjasama antara organisasi dan publiknya; melibatkanmanajemen permasalahan dan isu; membantu manajemen untuk terus menginformasikan dan tanggap terhadap opini publik; mendefinisikan dan menekankan tanggung jawab manajemen untuk melayani kepentingan umum; membantu manajemen untuk tetap mengikuti dan memanfaatkan perubahan secara efektif, melayani sebagai sistem peringatan dini untuk membantu mencegah kecenderungan negatif, dan menggunakan penelitian yang sehat dan etika komunikasi sebagai alat utamanya”
Bukan hal yang aneh lagi ketika perusahaan mempercayai keberlangsungan status perusahaanya kepada public relation itu sendiri sehingga disini saya akan membahas tentang dasar-dasar dari public relation yang ada di PT. Kievit, karena saya sebagai salah satu masyarakat yang tinggal disekitar pabrik dan kantor PT. Kievit merasa sangat terbantu dan tak pernah terugikan oleh PT. Kievit sendiri yang mana saya menyimpulkan bahwa public relation di PT. Kievit telah berhasil membangun dan memupuk citranya di masyarakat, pengadaan event yang tepat membuat masyarakat memberikan kesan respect dan percaya kepada PT. Kievit ini sendiri. Model public relation yang digunakan PT. Kievit adalah model simetris dua arah, model simetris dua arah sendiri lebih menimbang pada penyesuaian diri antara organisasi dengan publik. Mereka berfokus pada penelitian dan riset terhadap target pasar yang akan mereka tuju. Grunig juga mengatakan bahwa Model ini adalah Model yang paling etis. Model Simetris Dua Arah merupakan Model yang berhasil dalam penyampaiannya kepada publik dan mengikat keduanya dalam komunikasi yang efektif. Dalam tatanan organisasi sebuah pencitraan baik akan timbul jika konsumen memberi feedback positif begitu pula karena Publik adalah Penentu bagaimana sebuah Organisasi berrhasil dalam pengaturan di dalamnya. Karena disini PT. Kievit melakukan penelitian tentang pentingnya suatu kecerdasan maupun kesehatan dalam sehari-hari, mereka terus memberikan event yang berhubungan dengan kebaikan minum susu untuk kesadaran masyarakat bahwa susu memiliki kandungan gizi dan vitamin yang baik untuk perkembangan otak, PT. Kievit juga sangat dekat dengan masyarakat mereka menggalakan pentingnya minum susu yang sehat dan steril bisa dibuktikan dengan tidak adanya limbah yang sering keluar, terkadang limbah memang keluar namun tidak berbahaya dan mengganggu, PT. Kievit juga memberikan banyak dana kepada masyarakat sekitar atas dasar pemajuan aktivitas-aktivitas yang sekiranya dapat membangun potensi masyarakat.
Pada PT. Kievit sendiri public relation memiliki peran dan fungsi sebagai problem solving facilitator Yakni peranan sebagai fasilitator dalam proses pemecahan masalah. Pada peranan ini petugas humas melibatkan diri atau dilibatkan dalam setiap manajemen (krisis). Dia menjadi anggota tim, bahkan bila memungkinkan menjadi leader dalam penanganan krisis manajemen. Mengapa demikian? Karena public relation disini memiliki peranan yang cukup penting, tak hanya berperan untuk membangun relasi atau jembatan komunikasi antara masyarakat maupun karyawan yang lainya, namun public relation di PT. Kievit sendiri memiliki kewenangan dalam memimpin rapat yang berhubungan dengan hubungan terhadap masyarakat maupun pemenuhan CSR, dapat dibuktikan ketika penyaringan limbah PT. Kievit saat itu sedang rusak, sehingga limbah menuju ke pemukiman warga, limbah memang tidak berbahaya namun menimbulkan bau yang sangat menyengat dan tidak sedap, saat itu public relation akan mengumpulkan karyawan lainya untuk membahas bersama sehingga nantinya ditemukan titik temu, serta mencari alasan mengapa hal tersebut dapat terjadi. Tidak hanya sebatas itu public relation kerap kali yang ditugasi untuk tugas luar negeri dalam rangka merekatkan hubungan antara karyawan di kantor-kantor lainya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Contoh kasus pelanggaran dan penerapan etika profesi Public Relation

Pelanggaran dan Pelaksanaan Kode Etik Profesional Public Relation Kasus Pembobolan Dana Nasabah Citibank dan Pengembalian Citra Perusahaan Kode Etik bukan lagi hal yang langka saat ini, bahkan kode etik dipercayakan untuk jadi salah satu landasan yang sangat dibutuhkan agar terciptanya keteraturan pekerjaan, segala macam organisasipun memiliki kode etik tersendirinya, dengan angan agar tujuan yang direncanakan tercapai, kode etik akan menciptakan keteraturan dan banyak hal kemanusaiaan lainya. Kode etik sangat dijunjung tinggi karena bertuliskan peraturan-peraturan para karyawanya. Kode etik pun memiliki banyak cabang organisasi, bagaikan ranting yang saling bercabang kode etikpun banyak sekali cabangnya untuk menciptakan suatu keteraturan yang lurus, namun kali ini yang akan kita bahas merupakan kode etik Public Relation, Dalam public relations, kode etik merupakan panduan bagi para praktisi public relations yang harus diikuti untuk menciptakan status profesion...

Contoh Opini news

Tentang Tuntutan untuk Pemerintahan yang Lebih Baik Indonesia sudah memutuskan untuk memulai sistem demokrasi sejak awal merdeka dengan pimpinan negara yaitu Presiden, tentu sangat menguntungkan karena rakyat tetap memiliki pemimpin yang akan mengayomi dan bekerja keras untuk kemajuan dan kesejahteraan negaranya namun tetap dengan menghormati rakyatnya, karena rakyat masih memiliki suara untuk ikut andil dalam pembangunan dan perencanaan negara, istilahnya yang dilakukan oleh oknum dan kepala pemerintah yaitu untuk rakyat, dari rakyat dan oleh rakyat. Namun tidak semudah itu, mencari Presiden yang dimau memang sangat susah, yang tidak hanya melampirkan janji namun merealisasikan janji tersebut, tidak hanya suatu perkataan namun suatu tindakan dari apa yang telah terucapkan karena perkataan yang terucap tanpa suatu tindakan tidak akan menghasilkan tujuan yang dicapai bahkan malah menimbulkan suatu kekecewaan yang ada dalam hati, berasa dibohongi karena telah dijanjikan namun tidak di...

Ketidak sesuaian berita dengan kode etik jurnalistik

YOGYAKARTA – Kebebasan dalam menyampaikan informasi memang sudah diatur. Masyarakat diberi kebebasan dalam menyampaikan suatu kabar atau berita, namun bukan semata-mata masyarakat dapat bebas memposting berita yang seharusnya tidak layak untuk dipublikasikan. Yang harus tetap diperhatikan saat mempublikasikan berita adalah menjaga nama baik korban. Masyarakat harus tetap menghormati korban maupun pelaku agar tidak melanggar kode etik dalam jurnalistik sendiri. Sebuah blog bernama rahmatwibowo4 mengulas tentang berita perampokan yang terjadi pada tanggal 27 Desember 2016 di Pulomas, Jakarta. Memang tidak salah pengulasan tersebut, namun di dalam blog itu foto korban tidak di sensor sehingga melanggar kode etik jurnalistik pasal 2, pasal 4, Pasal 5. Yang di publikasikan pada tanggal 28 Desember 2016. Berita ini melanggar pasal 2 yang berbunyi “ Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik.” karena tidak menghormati hak privasi dari par...